Truk Oleng karena Sopir Mengantuk, Satu Orang Tewas di Jalan Pantura Semarang
Sopir Mengantuk Memicu Truk Oleng dan Menewaskan Satu Orang di Jalan Pantura Semarang

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Pantura, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Kamis, 11 Desember 2025. Insiden ini melibatkan tiga kendaraan dan mengakibatkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian.
Polisi Mengonfirmasi Korban Meninggal dan Luka Akibat Kecelakaan
Kasubnit 1 Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang, Iptu Novita Candra, menyatakan kecelakaan tersebut menewaskan satu orang dan melukai satu lainnya. Korban meninggal bernama Yopi A berusia 35 tahun, sopir truk Hino putih asal Kabupaten Kendal.
Yopi mengalami cedera kepala berat akibat benturan dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian. Petugas kemudian mengevakuasi jenazah korban ke RSUP Kariadi Semarang untuk penanganan lebih lanjut.
Penumpang Truk Mengalami Luka dan Mendapat Perawatan Medis
Selain korban meninggal, kecelakaan ini juga melukai Nur A yang merupakan penumpang truk yang dikemudikan Yopi. Korban mengalami cedera di bagian wajah, kaki, dan tangan.
Petugas medis segera memberikan penanganan dan membawa korban untuk menjalani perawatan jalan menggunakan ambulans kegawatdaruratan milik Pemerintah Kota Semarang.
Sopir Mengantuk Membuat Truk Oleng dan Menabrak Kendaraan Parkir
Iptu Novita menjelaskan kecelakaan bermula ketika truk Hino berwarna hijau yang dikemudikan M Bagus melaju dari arah Mangkang menuju Krapyak. Saat melintas di lokasi kejadian, pengemudi diduga mengantuk dan kurang waspada terhadap kondisi di depan kendaraan.
Akibat kehilangan konsentrasi, truk tersebut oleng ke kiri dan menabrak truk Hino putih yang sedang parkir di bahu jalan.
Benturan Mendorong Truk dan Merusak Kendaraan serta Bangunan
Benturan keras membuat truk Hino putih terdorong ke depan dan menabrak sopir, kernet, sepeda motor Honda Beat warna hitam, pagar besi, serta tembok milik PT INDI Tugu. Selain itu, truk juga merobohkan lima tiang telepon dan menabrak sebuah warung yang berada di depan lokasi.
Petugas kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan kronologi dan penyebab kecelakaan secara menyeluruh.
